fixedbanner

Wednesday, May 31, 2017

Sejarah 420 dan Simbol Penggunaan Ganja di Dunia

Sejarah 420
Sejarah 420 menjadi simbol penggunaan dan apresiasi terhajdap ganja memiliki banyak versi dan belum dapat dipastikan mana yang benar.

Versi yang paling banyak beredar tentang sejarah 420 adalah kisah tentang geng remaja penghisap ganja di San Rafael, California pada 1970. Geng remaja ini dijuluki Waldos, karena mereka sering 'nongkrong' di dekat dinding luar sekolah mereka.

Geng Waldos sering bertemu di bawah patung Louis Pasteur di San Rafael setelah pulang sekolah, sekitar 4:20 pm untuk menghisap ganja.

Setiap hendak mengadakan pertemuan, saat bertemu di sekolah, mereka mengatakan kepada anggota lainnya "420 Louis". Kode tersebut memiliki arti "Ayo bertemu di bawah patung Louis Pasteur jam 4:20 pm untuk menghisap ganja".

Penggunaan kode 420 ini entah bagaimana akhirnya terungkap dan banyak digunakan. Tak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga menyebar ke seluruh kota dan akhirnya mendunia.

Versi lain dari sejarah 420 melibatkan kelompok anak muda yang dijuluki The Bebes. Dalam sejarah 420 The Bebes, pencetusan kode 420 bukanlah Waldois, melainkan The Bebes.

Geng The Bebes juga tinggal di San Rafael, California. Menurut The Bebes, merekalah pencetus 420 sebenarnya dan Waldos merupakan kelompok yang membantu menyebarluaskan 420 di berbagai negara.

Hari Ganja Internasional
 Meski sama-sama mengaku sebagai pencetus istilah 420, The Bebes dan Waldos masih menjadi teman baik hingga kini.

Istilah 420 kemudian digunakan untuk menentukan Hari Ganja Internasional  yang diperingati setiap tanggal 20 April. Angka 4 pada 420 menjadi acuan untuk menentukan bulan, sementara angka 20 menjadi acuan tanggal.

Meskipun ganja masih diklasifikasikan sebagai barang ilegal di beberapa negara, namun kampanye dan perayaan Hari Ganja Internasional tetap berjalan. Orang-orang dari negara-negara di seluruh dunia berkumpul untuk mengkampanyekan pelegalan ganja.

0 comments:

Post a Comment